Green Tips

Tips mengatasi limbah minyak goreng bekas

Kamis, 30 Oktober 2008, 00:56

http://www.flickr.com/photos/su-lin/318037490/

Minyak goreng merupakan salah satu sembako yang kita gunakan setiap hari. Namun minyak goreng bukanlah produk yang habis saat digunakan. Akibatnya, semakin banyak minyak goreng yang digunakan, maka semakin banyak limbah minyak goreng yang dihasilkan.

Apalagi minyak goreng yang kita gunakan sebagian besar berasal dari berbagai kelapa sawit. Perkebunan kelapa sawit sendiri sebagian besar berasal dari lahan hutan alam yang kemudian diubah fungsinya.

Pertanyaan yang timbul kemudian adalah bagaimana cara mengurangi, membuang dan mengatasi limbah tersebut agar tidak mencemari lingkungan.

Berikut adalah tips-tips yang dapat kita terapkan:

  1. Kurangi penggunaan minyak goreng: Dari sisi kesehatan, terlalu banyak dan sering mengkonsumsi makanan yang digoreng tidaklah bagus. Nah, walaupun tampaknya sulit, jika kita mau, kita dapat mengurangi mengkonsumsi makanan yang digoreng. Dengan begitu, selain tubuh kita lebih sehat, kita juga dapat mengurangi jumlah timbulan limbah minyak goreng.

  2. Gunakan alat masak yang hemat minyak goreng: Kamu penggemar gorengan? Hmm, jika memang tidak dapat menghindari penggunaan minyak goreng ketika memasak makanan favorit, maka gunakanlah alat masak (misal, penggorengan) yang hemat minyak atau malah justru yang tidak perlu minyak sama sekali untuk menggoreng. Teknologi sudah canggih, ayo cari gadget untuk masak.

  3. Jangan membuang minyak goreng bekas sembarangan: Hindari membuang minyak goreng ke saluran dan/atau badan air karena selain minyak goreng tersebut lama-kelamaan dapat membeku dan menyumbat saluran, limbah tersebut juga dapat mencemari air sehingga mengganggu ekosistem air yang ada. Ngga mau dong punya predikat ‘pencemar lingkungan'?

  4. Apakah minyak goreng bekas dapat didaur ulang? Yang paling baru, limbah minyak goreng juga dapat dijadikan bahan campuran untuk membuat bahan bakar biodiesel. Berita bagus bukan? Karena selain tidak ada lagi limbah minyak goreng (zero waste), hasil daur ulangnya dapat digunakan sebagai solusi ketergantungan kita terhadap penggunaan minyak bumi.

  5. Nah, daripada kita buang sembarangan sehingga mencemari lingkungan, mulai sekarang kumpulkanlah minyak goreng bekas di rumah. Jika sudah banyak, kita dapat menjualnya pada pihak berwenang di kota setempat yang menerima minyak goreng bekas untuk diolah menjadi bahan bakar biodiesel.

           Bagi yang berdomisili di Kota Bogor, bisa kontak ke:

           - Himpunan Mahasiswa Teknologi Industri - IPB
           cp: F. Ariawiyana (0856 977 388 08)

           - Hasim Hanafie - HP: 0816112 6264

      6.  Oya, jangan lupa untuk selalu menanyakan ijin usahanya ya, apakah sudah mendapat sertifikasi   dari Kementrian Lingkungan Hidup atau belum. Ini untuk menghindari terjadinya penyalahgunaan limbah minyak goreng yang kita jual.


Bagi yang tinggal di kota lain, ayo kirim kami info tempat pengumpulan minyak goreng bekasnya ke sini, agar Greenlifestyle bisa bantu menyebarluaskan ke rekan-rekan se-kotanya.


Viewed: 876 | Beri peringkat tip ini: Baik (50)| Buruk (10)

Tags: daurulang, dapur, rumah, makanan, masak

Related Tips


  1. 1
    Pipit:
    Senin, 20 Desember 2010, 22:14

    kalau yg berdomisili d jakarta gmn?apakah hrs dkirim k bogor?khan repot...

  2. 2
    Olivia:
    Rabu, 20 Oktober 2010, 17:03

    Utk skala kecil bisa kok didaur ulang menjadi sabun batangan untuk cuci tangan, mudah ttp harus extra hati2 pembuatannya :)

  3. 3
    uke poet:
    Rabu, 17 Juni 2009, 14:10

    Hmmm, gak ada tips nih buat mengelola limbah minyak goreng dalam skala kecil? Soalnya kl lokasi saya kan jauh dari mana2. Jadinya bingung juga mau dikirim kemana itu limbah. Masa saya harus kirim paket ke Jakarta.

  4. 4
    yulie:
    Senin, 08 Juni 2009, 17:38

    Tempat penampungan di daerah Jatibening Bekasi ada ga,ya?

  5. 5
    monik_tok:
    Rabu, 10 Desember 2008, 22:02

    thank u buat infonya...kalo boleh tau alat masak seperti apa yang hemat minyak goreng..?? ( penggemar gorengan< hehehhe..)..
    terima kasih

Tulis Komentar

Masukkan teks di samping ini (tidak case sensitive) »