Green Tips

Tips hemat air di rumah

Minggu, 24 Mei 2009, 00:31

http://www.flickr.com/photos/eleda/1129344154/

Pernah membayangkan bagaimana kalau tiba-tiba persediaan air kita mulai menurun? Kita tidak bisa mencuci, memasak, mandi, dan sebagai akibatnya, penyakit pun mengintai.

Sayangnya, itu bukan skenario dari Hollywood.

Saat ini, akibat penggunaan air yang boros dan penurunan luasnya daerah hijau, stok air bersih makin sedikit. Tapi jangan khawatir--Greenlifestyle sudah menyelidiki isu ini dan mengumpulkan beberapa tips yang gampang dilakukan di rumah, studio, kos (maupun rumah di pohon :-)

Nah, apa hubungan antara suplai air kita dan penurunan tingkat daerah hijau kota? Penggunaan air tanah secara berlebihan dan pembangunan ibukota dengan penggunaan tiang pancang besar (area hijau makin terbatas), menyebabkan permukaan tanah ibukota menurun. Setiap tahun, warga Jakarta mendapatkan 251.8 m3 air dari air tanah. Padahal, potensi air tanah yang dapat dimanfaatkan hanya 186.2 m3!

Alhasil, beberapa wilayah di Jakarta sudah merasakan sulitnya mendapatkan air bersih.

Jelas, untuk meghindari tenggelamnya kota besar seperti Jakarta (termasuk rumah kita), pengunaan air kita harus dikurangi. Pengurangan tersebut juga dapat membantu kita untuk menghemat pengeluaran biaya untuk mengakses air (listrik, pompa air tanah atau PDAM).

TIPS (mulai dari paling mudah)

  • Cek kondisi sambungan antara pipa air dan keran di setiap titik saluran air yang ada di dalam rumah.

  • Simpan air bekas saat cuci piring: Bak cuci piring 'double sink' lebih hemat air karena air keran tidak perlu mengucur terus saat mencuci. Gunakan satu ember di salah satu bak, dan buang air bekas cucian untuk menyiram tanaman atau WC.

  • Botol dalam tanki WCMemasukkan botol air di tanki WC: Terdengar aneh kan? Padahal, memasukkan botol kemasan yang diisi air dalam tanki WC merupakan salah satu cara paling efektif, mudah dan murah untuk menggurangi pengunaan air saat flushing. Dalam 1 hari, kita membuang air sebanyak 2.5 botol galon air bersih hanya untuk membilas toilet. Dengan menggunakan botol air, kita bisa menghemat antara 15-20 liter per hari.

  • Mandi 5 minit saja: Menghabiskan air bersih sekitar 30 liter saja, daripada menggunakan bathtub (bisa 60 liter).

  • Gosok gigi dengan keran tertutup: Capek, kita suka lupa matikan keran saat sikat gigi. Tapi, membiarkan keran terbuka selama 1 menit itu sama dengan membuang 1 botol galon air bersih sehari.

  • Memasang keran 'one touch': (liter air yang dihematkan per hari = 85%).

  • Membuat lubang Biopori: Cara pembuatannya sangat mudah, yaitu dengan membuat lubang berdiameter 10 cm. Lubangnya diisi dengan sampah organik. Saat hujan turun, lubang ini akan terisi air. Air tersebut akan meresap ke dalam tanah dan diikat sebagai sumber air tanah yang nantinya akan kita butuhkan sebagai suplai air bersih.

  • Memasang talang air: Dengan media penyalur air hujan ini, air hujan disalurkan ke bidang yang lebih rendah, misalnya ke selokan atau/dan ke sumur resapan.

  • WC dual flush (sumber: http://www.flickr.com/photos/ann-dabney/3427470822/)Pilih toilet/wc dengan 'dual flush': Sistem pembilasannya terdiri atas dua pilihan, sesuai dengan kebutuhan.

 

 

Links:
* Game: Learn how to save water at home
* 100 tips hemat air
* A-Z of water saving tips
* Biopori


Sumber:


Viewed: 273 | Beri peringkat tip ini: Baik (26)| Buruk (1)

Tags: air, hemat, rumah, mandi, masak, toilet, wc, tanaman, biopori, keran

Related Tips


  1. 1
    Teknisi Pompa Air:
    Minggu, 19 Juni 2016, 23:28

    Saat ini tingkat pencemaran air bersih semakin memasuki taraf membahayakan. Untuk itu berbagai upaya menghemat air bersih hingga mencari sumber air bersih dengan membuat sumur bor dalam sebagai salah satu pilihan mahal.

  2. 2
    Jess:
    Kamis, 15 Oktober 2015, 16:52

    Wah di musim kemarau seperti ini memang penting banget tips menghemat air ini. Soalnya persediaan air bersih sudah semakin menipis!!..

    Anyway saya ada juga tips tambahan menghemat air nih, semoga bisa bermanfaat juga ya

    http://citragrandcity.com/tips-hemat-air-bersih-saat-musim-kemarau/

  3. 3
    Wahyudi:
    Rabu, 16 Februari 2011, 21:35

    mantap

  4. 4
    Soni:
    Selasa, 15 September 2009, 09:26

    dh,
    Mohon bantuan dan informasinya,,.......saya ada masalah dengan rumah tinggal kami,
    Saya menggunakan 2 buah toren tempat air di lantai 2 atas rumah....
    Permasalahannya, saya tidak tahu bagaimana bisa,..?? pemakaian air saya bisa 2 s/d 3 x habis dalam sehari,.. Apakah ada saluran air yang bocor,.. dan bagaimana solusinya,. mungkin ada ahli yang dapat melihat dimana kebocorannya, sekian terima kasih ,............Soni

  5. 5
    Hengki:
    Minggu, 19 Juli 2009, 21:17

    TAMBAHAN:
    Saya menampung air kotor (bekas pakai) dengan meletakkan ember khusus di kamar mandi dan juga di bawah keran yg biasa dipakai untuk berwudlu. Saat mandi, baik pakai gayung maupun shower, air bekas siraman ke tubuh meskipun hanya sedikit diusahakan tertampung di ember tadi. Yg ditampung hanya air yg tidak mengandung sabun, yaitu saat kita belum pakai sabun dan sesudah bersih dari sabun. Sementara air bekas bilasan sabun biarkan saja mengalir ke saluran pembuangan.

    Nah, air bekas mandi dan wudlu tadi kalau sudah agak banyak dapat digunakan untuk menggelontor (flush) WC atau membersihkan lantai kamar mandi. Hemat bukan?

    MAAP REPOST
    hanya pengen berbagi aja

  6. 6
    ligia santosa:
    Selasa, 16 Juni 2009, 18:36

    Memang benar adanya air tanah semakin menurun, tidak hanya di ibukota dikota-kota besar lainnya juga sama.

    Saya telah mempraktekan di rumah air bekas bilasan dari mesin cuci ditampung digunakan untuk mencuci sampah2 plastik berupa kantong keresek, botol minuman, dengan demikian maka tukang sampah akan senang menerimanya dan langsung dimasukkan ke dalam karung dan tidak ke dalam gerobak sampah.
    Hanya beberapa menit saja waktu yang dibutuhkan untuk melakukan pekerjaan tersebut tapi mamfaatnya cukup berarti.

Tulis Komentar

Masukkan teks di samping ini (tidak case sensitive) »